[Catatan] Chatting Dengan YM; Haji Mabrur atau Haji Mabur

Catatan Chatting Dengan YM kali ini terlambat sehari, karena kemarin saya sudah terlalu mengantuk untuk menulis [baca: mengetik]. Saat disampaikan bahwa temanya adalah Haji Mabrur atau Haji Mabur, saya agak bingung karena sehari sebelumnya akun @ChattingDenganYM menyampaikan bahwa tema selanjutnya adalah “Berbisnis dengan Allah”. Tapi bukan masalah besar juga, karena insyaALLAH apapun temanya, acara yang satu ini pasti akan memberikan banyak ilmu yang bermanfaat.


“Berangkat haji bukan masalah kaya/miskin, tapi TAQWA #ChattingDenganYM”

Pengertian Taqwa ala Ustadz Yusuf Mansur:

  1. Memaksimalkan yang WAJIB
  2. Mengejar yang SUNNAH
  3. Menjauhi DOSA

Kalau kita sudah melaksanakan itu semua, tinggal menunggu dipanggil Allah SWT. Subhanallah. Percaya dengan konsep ini? InsyaALLAH saya sangat percaya dan meyakini kebenarannya. Bukankah banyak contoh kasus yang menceritakan orang yang tergolong tingkat bawah secara ekonomi, ternyata bisa berangkat ke tanah suci.

Salah satu narasumber yang kisah berangkat hajinya menarik adalah Kyai Kosasih. Lucunya, nama Kosasih ternyata memiliki singkatan yang unik, yaitu Ongkos Dikasih. Sejak tahun 70-an [saya agak lupa] hingga tahun 2012, setiap kali berangkat ke rumah ALLAH SWT, selalu tanpa biaya alias ongkos dikasih. Bahkan, sejak tahun 2001, beliau berangkat haji berturut-turut hingga 2012, sekali lagi, Gratis! Subhanallah.

Tak hanya bercerita, Kyai Kosasih juga memberikan tips, yang insyaALLAH bisa mengantarkan kita kepada ‘predikat’ Haji Mabrur;

  1. Luruskan niat
  2. Legalkan harta [harta yang ditinggalkan, yang digunakan dan dibaca saat melaksanakan haji]
  3. Lapangkan dada
  4. Gesit beribadah [pahala amalan di tanah suci dikalikan 100.000 kali dari ketika dikerjakan di tempat lain]
  5. Ilmu yang lengkap [supaya ketika di Mekkah/Madinah tahu lokasi dan apa saja yang harus dilakukan, dan tidak tergantung pada guide]
  6. Perhalus lisan [hati-hati dengan lisan, karena bisa jadi akan membawa mudharat]

Bismillahirrohmanirrohim… Semoga suatu hari saya, suami, dan keluarga berkesempatan datang ke rumah ALLAH SWT. Amin Ya Robbal’alamin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s