[Catatan] Chatting Dengan YM; Romantisme Bersama Allah

Pertama kali mendengar tema yang diangkat Chatting Dengan YM, Romantisme bersama Allah, saya sangat tersentil, bisa jadi malah tertonjok. Sebuah pertanyaan muncul? Apakah saya menikmati ibadah yang dijalani selama ini sehingga menciptakan suasana romantis dalam setiap aktivitasnya? #trenyuh

“Tanpa sadar kita sering memberikan ‘waktu sisa’ kepada Allah”

Menghafal Al-Qur’an dalam waktu 9 bulan! Subhanallah… Bagi saya yang pontang-panting, saat sekadar menghafal satu ayat, fakta tersebut menjadi ‘WAH’. Isa, nama narasumber yang berhasil melakukan amalan yang sangat luar biasa tersebut. Seorang pemuda yang, bisa jadi memiliki kekurangan fisik, tapi dipenuhi keberkahan karena lafadz-nya yang senantiasa menghafal ayat-ayat Allah. Ramadhan yang lalu adalah masa metamorfosis bagi Isa untuk bisa menjadi orang yang lebih baik. Dengan azzam yang kuat, masa Ramadhan diisi Isa di masjid dengan didampingi Al-Quran dan telepon genggam.

Al-Qur’an dan telepon genggam. Bukan untuk update status, telepon genggam tersebut digunakan Isa untuk menghubungi Hasan. Isa membutuhkan Hasan untuk membantu karena kelumpuhannya sedikit menghambat keleluasaan gerak. Fakta yang layak untuk direnungi juga, bahwa Hasan sama sekali tidak memiliki hubungan darah dengan Isa. Hanya kesadaran akan pentingnya kepedulian yang begitu besar, membuat Hasan setia mendampingi dan membantu Isa, bahkan ketika ke kamar mandi. Berkah dari kebaikannya adalah saat ini Hasan telah menghafal sekitar 8 juz.

Sungguh, ketika seseorang menikmati kebersamaan dengan Allah, segala yang dilakukannya pasti berjalan lancar. Mengingat quote yang pernah juga disampaikan dalam acara Chatting Dengan YM, “Kalau yang Allah ijinkan, pasti dimudahkan

Bapak Kasran, adalah narasumber kedua. Beliau adalah pengusaha, yang katanya kecil-kecilan, dengan memulai usahanya setelah di-PHK. Keyakinan atas kebesaran Allah menggiring beliau untuk menjalani berbagai amalan ibadah, seperti sholat dhuha, tahajud, sedekah, puasa senin-kamis, dll. Terciptalah Kunci Sukses dari beliau, yaitu 5S; Syahadat, Sholat, Sholawat, Sedekah, Syukur.ย Suasana yang romantisme membuat rasa cinta semakin besar, membuat yang diromantisi bertambah bahagia. Mungkin inilah yang semakin membuat Allah tidak ragu melimpahi keberkahan bagi siapapun hamba yang menikmati romantisme bersama-Nya.

Hidup seperti air mengalir, dan alirannya akan menuju pada kebaikan ketika kita mendekatkan diri kepada Allah

8 thoughts on “[Catatan] Chatting Dengan YM; Romantisme Bersama Allah

  1. lieshadie says:

    Seneng masuk ke rumah ini..

    Semoga kita bisa menjadi hamba yang lebih baik lagi..ุขู…ู‘ููŠู’ู†ูŽ ูŠูŽุง ุฑูŽุจู‘ูŽ ุงู„ู’ุนูŽุงู„ูŽู…ููŠู’ู†ูŽ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s