Rujak Cingur Bu Titiek

Awalnya gara-gara lihat foto rujak cingur di facebook Mbak Indar, saya langsung kangen dan lidah jadi ingin buangeeet mengunyah masakan berpetis ini. Masalahnya mencari warung yang jualan rujak cingur di Jakarta tak segampang di Malang. Kalau di Malang, saya tinggal meluncur ke tetangga yang rujak cingurnya ciamik! Sayangnya, di Jakarta butuh perjuangan ekstra demi mendapatkan si olahan cingur sapi ini.

Rujak Cingur [Sumber:: FB Mbak Indar]

Rujak Cingur [Sumber:: FB Mbak Indar]

Sebenarnya, setahun yang lalu, saya pernah menemukan penjual Rujak Cingur di daerah Rawamangun, di Jalan Balai Pustaka, dekat dengan toko buku Eureka. Tapi rasa bumbunya terlalu manis buatku. Muncullah ide tanya teman-teman Jakarta di twitter, lumayan kalau bisa menambah rekomendasi tempat yang masakannya enak. Beberapa mention berisi rekomendasi tempat muncul, walaupun sebagian besar jarang ada yang tahu, pertama dapat link tentang Rujak Cingur Paling Uenak Se-Jakarta! yang membuat kaget adalah harganya bisa 2-3 kali lipat pasaran di Malang. Begitulah kalau makanan yang jarang ada, beda dengan baso atau mie ayam yang harganya bersaing. Rekomendasi kedua, dari Mbak Nad, yang katanya di daerah tebet ada warung masakan Jatim yang enak. Sip, tinggal menuju ke lokasi.

Ternyata esok harinya, kita baru bisa berangkat ba’da dhuhur. Terbayang betapa panas dan macetnya Jakarta kalau harus mencari-cari lokasi lagi, akhirnya diputuskan ke Rawamangun.  Dhilalah, sudah jauh-jauh ke sana ternyata warungnya lagi libur huaaaa…. ngenes! Sedih banget, apalagi lihat Miza yang sudah capek di atas sepeda motor, belum lagi suami yang kudu menerjang macet dan suhu Jakarta yang puanaaaas! Fuh, sabar sabaaar…

Perjalanan lanjut ke daerah Duren Sawit, sekali ke arah menuju rumah. Seingat si Abi, ada tempat jualan Rujak Cingur. Muter-muter-muter-muter panas-panas-panas-panas macet-macet-macet-macet, luar biasa dan tetap tidak menemukan lokasi penjual Rujak Cingur. Ya wes lah, Miza juga udah kecapekan, posisi mangap tidur di boncengan.

Benarlah, saat seorang manusia sudah berusaha bersungguh-sungguh, bekerja keras untuk mendapatkan sesuatu yang tidak kunjung datang. Di titik kepasrahanlah Allah kemudian menunjukkan jalan.

Yup. Saat hari sudah beranjak sore dan pasrah tidak menemukan warung penjual rujak cingur. Pada perjalanan pulang, tiba-tiba terlihat tulisan rujak cingur di spanduk merah warung Bu Titiek, di Jl. Raden Inten.  Alhamdulillah! Senyum mulai melebar…

Masuk ke depot rasanya nyees! adem setelah hampir 3 jam berpanas-panas ria di jalanan. Duduk di salah satu meja berbahan kayu, menu pun disodorkan dan sudah pasti mata langsung tertuju pada harga. Jreng! harga-harga makanan dan minumannya tergolong mahal untuk kantong kami, tapi demi rujak cingur, tak apalah #ngelirikAbi. Saya memilih rujak cingur, Abi tertarik dengan tahu campur.

Tahu campur datang duluan. Tampak menarik, tapi pas dicobain menurut lidahku terasa terlalu asin dan menurut Abi lebih enak di tempat langganannya. Akhirnya, ‘jagoan utamanya’ datang, Rujak Cingur! Hmmm… baunya sih enak, hanya saja, warna bumbunya tidak segelap dan semenggoda yang di kampung halaman. Habis diaduk-aduk dengan bumbu, mulailah mencicipi…. Enak! Paling suka kangkungnya, krenyes-krenyes. Pedesnya pas buatku, tapi sepertinya kurang bagi yang penyuka sambal. Porsinya sebenarnya pas, cuman saya lagi gak bisa makan banyak-banyak, jadi si Abi yang menghabiskan. Meski tidak seenak rujak cingur Malang, setelah makan rasa kangen dan inginnya terobati.

Alhamdulillah! Makasih dan peluk untuk Abi yang mau muter-muter buat memenuhi keinginan sang estri🙂

Love u, Bi

25 thoughts on “Rujak Cingur Bu Titiek

  1. Nadiah Alwi says:

    Alhamdulillah…kesampean. Kalo di Malang rujak cingur tu kek nasi uduk gitu kali ya, ada tetangga yg jual atau deket2 rumah pasti ada yg jual🙂.

    BTW sebenere aku gak suka rujak cingur hihihi. Sukanya tahu campur (eh ya, kalo yg kek ketoprak itu tahu campur ato tahu tek ya? lupa).

    • Sinta Nisfuanna says:

      iya Mbak Nad, analogi yang tepat

      ketoprak gak sama dengan tahun campur Mbak, klo tahu tek aku gak ngerti penampakannya😀

  2. NANDANA says:

    BUAT YANG DI SELATAN BISA KE SAHARJO DEKET MCD MNRT SAYA DSITU ENAK DBANDUNG YANG DI DEKET IKIP….. TAPI SABAR RAMENYA ….

  3. capung2 says:

    Lokasinya gag jauh dr seputaran tempat tinggal sya dlu mb.. sya lama di Prumnas-Klender, tdk jauh tentunya dgn Jl Raden Inten ataupun Duren Sawit.
    Pengen bnget nyobain rujak cingur, enak kali ya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s