The Inheritance Cycle

The Inheritance Cycle

The Inherintance Cycle, salah satu seri fantasi yang termasuk lama proses “tunggu”nya. Pertama kali saya mengetahui dan membaca seri pertama, Eragon, sekitar tahun 2004, berkat promosi dan pinjaman dari Istuti, teman kuliah. Bisa dibilang saat itu cerita yang mengangkat tema fantasi dengan tokoh naga, masih sangat jarang. Jadinya, saat saya membaca petualangan Eragon dan Saphira benar-benar takjub dan langsung jatuh cinta. Saya benar-benar menanti terbitnya Eldest, seri keduanya. Sayangnya, penantian membutuhkan waktu sekitar dua tahun. Lagi-lagi, Istuti yang menawarkan untuk meminjamiku Eldest. Hanya saja, tahun 2006 adalah saat aku sedang sibuk dengan skripsi, jadi tawaran Istuti sementara kutolak.

Kesan membaca Eragon masih membekas, saat sekitar tahun 2009, penggemar fantasi sedang heboh dengan berita terbitnya Brising, Meski agak lupa detail ceritanya, saya jadi ingin mengumpulkan seri The Inheritance. Apalagi, saat bekerja dulu, saya tergila-gila menimbun buku. *getokjidat* Mulailah saya mengumpulkan serial cerita Eragon. Jujurnya, ketiga seri tersebut saya dapatkan dengan harga bersahabat, seken sih, tapi kondisinya masih sangat baik. Setelah terkumpul 3 seri, bukan berarti segera saya baca. Mengingat lamanya jeda terbit dari satu seri ke seri selanjutnya membuat saya memilih untuk menunggu seri keempat “lahir” karena ingatan alur cerita Eragon yang saya baca 6-7 tahun yang lalu sudah mengabur.

Ternyata terbitnya Inheritance pun membutuhkan waktu 2 tahun dari seri sebelumnya, Brisingr. Cukup menghebohkan, tidak hanya karena Inheritance adalah seri terakhir, tapi harganya juga “HEBOH”. Walhasil, saya tunda dulu untuk memiliki Inherintace. Baru beberapa hari yang lalu, saat sedang hunting buku untuk jualan di Parcel Buku, Inheritance saya dapatkan dengan harga yang SANGAT SANGAT SANGAT bersahabat. Keuntungan lain, mempunyai toko buku online😛

Lengkap sudah The Inherintance Cycle di lemari bukuku, yang kalau dihitung-hitung membutuhkan waktu 8 tahun untuk proses menerbitkannya. Nah, sekarang saatnya untuk menyemangati diri membaca keempat seri ini supaya tidak terlantar di lemari buku. SEMANGAT!

The Inheritance Cycle

2 thoughts on “The Inheritance Cycle

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s