Lagi-lagi Jangan!

Jangan…

Jangan…

Bagi yang memiliki balita atau anak, pasti sangat familiar dengan kata ‘Jangan’. Yooo, karena saya sendiri juga kerap ‘melantunkan’ kata itu saat anak melakukan sesuatu yang berbahaya atau bertentangan dengan keinginan saya. Kata ‘jangan’ seperti sudah menempel di mulut dan siap dikeluarkan kapanpun saya ingin melontarkannya. Meski sering membaca artikel pendidikan anak yang tidak setuju dengan pengucapan ‘jangan’, kata itu tak kunjung pergi karena ‘reflek’ tersebut sudah terbentuk dalam kepala. Fyuh! Itulah yang dinamakan ‘habits’ sepertinya dijabarkan dalam buku Ust Felix Siauw, How to Master Your Habits.

Habits baik akan berdampak baik, Habits buruk pun akan berakibat buruk

Saat salah satu fanpage homeschooling yang saya ikuti sharing gambar ‘Kalimat Negatif yang Seharusnya Diubah Menjadi Kalimat Positif’, rasanya langsung tertohok. Ternyata banyak sekali kata ‘jangan’ yang bisa digantikan dengan kata-kata yang lebih positif. Bukan berarti saya menjadi anti dengan kata ‘jangan’, tapi alangkah lebih baiknya jika menyampaikan sesuatu dengan kalimat yang positif. Sepertinya mulai sekarang, saya harus mulai belajar mengerem kata ‘jangan’, kemudian membiasakan menggunakan kalimat positif, supaya menjadi habits positif yang menular ke sekitarku. Amin… semoga dilancarkan🙂

Kalimat Positif pada Anak

4 thoughts on “Lagi-lagi Jangan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s