Aku Bisa Sendiri

Secara alami anak-anak biasanya menunjukkan bahwa ia ingin melakukan apa2 sendiri, perlu difasilitasi dengan beri kesempatan, itu adalah bibit2 mandiri ~ @anakjugamanusia

Masih ingat iklan pasta gigi, dimana si anak selalu berkata, “Aku bisa sendiri”? Kurang lebih seperti itulah gambaran tentang anak yang ingin mengerjakan sesuatu sendiri. Rasa ingin tahu yang tinggi membuat anak tergerak untuk melakukan aktivitas yang menarik, seperti tiba-tiba anak mengambil sendok saat makan, atau ikut membantu mencuci piring, atau berniat ikut melipat pakaian. Sebagian orangtua kadang tidak telaten atau menganggap keingintahuan anak ini sebagai hambatan dalam pekerjaan rumah tangga.

Pernahkah seperti itu? Saya pernah, mungkin beberapa kali, tanpa sadar. Sekali waktu, di saat, cucian piring sedang menumpuk, dan ketika Miza melihat saya sedang mencuci piring, dia langsung nimbrung. Saya agak ngeri juga melihat tangan kecilnya mengambil gelas kaca dan menyiram-siram air untuk membilas. Antara takut pecah dan ingin pekerjaan selesai, saya malah meminta Miza menyudahi bantuannya. Akhirnya, Miza memperlihatkan raut cemberut. Kalau sudah begitu, saya yang nyesel sendiri. Pernah saya membaca di salah satu buku parenting, saat orangtua “memutus” keinginan anak untuk membantu atau melakukan sesuatu sendiri, sama dengan menggerus secara perlahan rasa mandiri dan percaya diri pada anak.

Sebuah kesempatan untuk anak menyelesaikan sesuatu, sama dengan mengajaknya untuk belajar sesuatu yang baru.

1389487769993

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s