๐Ÿ“ Menggapai Esok Yang Lebih Baik (Bag-1)

๐Ÿ“† Jumat, 1 Safar 1437H / 13 November 2015

๐Ÿ“š Muhasabah

๐Ÿ“ Pemateri: Ust. Rikza Maulan S.Ag, M.Ag.

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ

ุนูŽู†ู’ ุดูŽุฏู‘ูŽุงุฏู ุจู’ู†ู ุฃูŽูˆู’ุณู ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ุนูŽู†ู’ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู’ูƒูŽูŠู‘ูุณู ู…ูŽู†ู’ ุฏูŽุงู†ูŽ ู†ูŽูู’ุณูŽู‡ู ูˆูŽุนูŽู…ูู„ูŽ ู„ูู…ูŽุง ุจูŽุนู’ุฏูŽ ุงู„ู’ู…ูŽูˆู’ุชูุŒ ูˆูŽุงู„ู’ุนูŽุงุฌูุฒู ู…ูŽู†ู’ ุฃูŽุชู’ุจูŽุนูŽ ู†ูŽูู’ุณูŽู‡ู ู‡ูŽูˆูŽุงู‡ูŽุง ูˆูŽุชูŽู…ูŽู†ู‘ูŽู‰ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ุญูŽุฏููŠุซูŒ ุญูŽุณูŽู†ูŒุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ ูˆูŽู…ูŽุนู’ู†ูŽู‰ ู‚ูŽูˆู’ู„ูู‡ู ู…ูŽู†ู’ ุฏูŽุงู†ูŽ ู†ูŽูู’ุณูŽู‡ู ูŠูŽู‚ููˆู„ู ุญูŽุงุณูŽุจูŽ ู†ูŽูู’ุณูŽู‡ู ูููŠ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูุญูŽุงุณูŽุจูŽ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู – ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุชุฑู…ุฐูŠ

Dari Syadad bin Aus ra, dari Nabi Muhammad SAW bahwa beliau bersabda,

โ€˜Orang yang cerdas (sukses) adalah orang yang menghisab (mengevaluasi) dirinya sendiri, serta beramal untuk kehidupan sesudah kematiannya. Sedangkan orang yang lemah adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya serta berangan-angan terhadap Allah SWT.'(Imam Turmudzi) mengatakan, ‘bahwa hadits ini adalah hadits hasan.

Dan makna dari sabda Rasulullah SAW ( ุฏุงู† ู†ูุณู‡ ) ‘menghisab/ mengevaluasi dirinya’ adalah ( ุญุงุณุจ ู†ูุณู‡ ููŠ ุงู„ุฏู†ูŠุง ู‚ุจู„ ุฃู† ูŠุญุงุณุจ ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ ) โ€˜orang yang menghisab (mengevaluasi diri) di dunia sebelum dihisab pada hari akhir.โ€™ (HR. Turmudzi)

Terdapat beberapa hikmah yang dapat dipetik dari hadits ini. Diantara hikmah-hikmah tersebut adalah sebagai berikut :

1โƒฃ. Sebagai seorang muslim, hendaknya kita selalu melakukan muhasabah (baca ; evaluasi) dalam setiap aktivitas kehidupan kita, baik menyangkut aspek kehidupan dunia (aspek pekerjaan) maupun juga aspek kehidupan akhirat.

Karena berdasarkan hadits di atas, bahwa orang yang cerdas (baca ; sukses) adalah orang mengevaluasi dirinya sendiri dan beramal untuk kehidupan setelah kematiannya. Muhasabah atau evaluasi dapat dilakukan setiap pekan, setiap bulan, setiap triwulan, setiap semester, atau setiap setahun sekali.

Dengan harapan mudah-mudahan hari-hari ke depan selalu lebih baik dari hari-hari sebelumnya.

2โƒฃ. Mengevaluasi atau menghisab diri sendiri sangat penting dalam kehidupan seorang muslim.

Karena dengan evaluasi, seseorang dapat mengetahui porsinya dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT, baik terkait dengan orang lain (muamalah dan pekerjaannya), maupun terkait dengan hubungannya secara langsung kepada Allah SWT.

Dan demikian pentingnya evaluasi, hingga banyak ungkapan dari salafuna shaleh tentang evaluasi (muhasabah) diantaranya adalah :

๐ŸŽ€a. Muhasabah akan meringankan hisab di yaumul akhir.

Dalam sebuah riwayat, Umar bin Khatab ra, mengatakan :

ุนูŽู†ู’ ุนูู…ูŽุฑูŽ ุจู’ู†ู ุงู„ู’ุฎูŽุทู‘ูŽุงุจู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุญูŽุงุณูุจููˆุง ุฃูŽู†ู’ููุณูŽูƒูู…ู’ ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ุฃูŽู†ู’ ุชูุญูŽุงุณูŽุจููˆุง ูˆูŽุชูŽุฒูŽูŠู‘ูŽู†ููˆุง ู„ูู„ู’ุนูŽุฑู’ุถู ุงู’ู„ุฃูŽูƒู’ุจูŽุฑู ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ูŠูŽุฎููู‘ู ุงู„ู’ุญูุณูŽุงุจู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ุนูŽู„ูŽู‰ ู…ูŽู†ู’ ุญูŽุงุณูŽุจูŽ ู†ูŽูู’ุณูŽู‡ู ูููŠ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง

Umar bin Khatab ra berkata, โ€˜hisablah (evaluasilah) diri kalian sebelum kalian dihisab, dan berhiaslah (bersiaplah) kaliau untuk hari aradh akbar (yaumul hisab).

Dan bahwasanya hisab itu akan menjadi ringan pada hari kiamat bagi orang yang menghisab (evaluasi) dirinya di dunia.

๐ŸŽ€b. Muhasabah merupakan ciri dan karakter orang beriman.

Maimun bin Mihran ra, salah seorang tabi’iin (40h – 117h) dalam sebuah riwayat disebutkan :

ุนูŽู†ู’ ู…ูŽูŠู’ู…ููˆู†ู ุจู’ู†ู ู…ูู‡ู’ุฑูŽุงู†ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู„ุงูŽ ูŠูŽูƒููˆู†ู ุงู„ู’ุนูŽุจู’ุฏู ุชูŽู‚ููŠู‘ู‹ุง ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูุญูŽุงุณูุจูŽ ู†ูŽูู’ุณูŽู‡ู ูƒูŽู…ูŽุง ูŠูุญูŽุงุณูุจู ุดูŽุฑููŠูƒูŽู‡ู ู…ูู†ู’ ุฃูŽูŠู’ู†ูŽ ู…ูŽุทู’ุนูŽู…ูู‡ู ูˆูŽู…ูŽู„ู’ุจูŽุณูู‡ู

Dan dari Maimun bin Mihran bahwa ia berkata, seorang hamba tidak dikatakan bertakwa hingga ia menghisab dirinya sebagaimana dihisabnya pengikutnya dari mana makanan dan pakaiannya.

๐ŸŽ€c. Muhasabah merupakan kunci kesuksesan seseorang di dunia maupun di akhirat, – sebagaimana di sebutkan dalam hadits diatas -, bahwa orang yang cerdas (baca ; sukses) adalah orang yang mengevaluasi dirinya sendiri dan beramal untuk kehidupan setelah kematiannya…

๐ŸŽ€ d. Setiap orang kelak pada hari akhir akan datang menghadap Allah SWT dengan kondisi sendiri-sendiri untuk mempertanggung jawabkan segala amal perbuatannya.

Allah SWT menjelaskan dalam Al-Qur’an :

ูˆูŽูƒูู„ู‘ูู‡ูู…ู’ ุกูŽุงุชููŠู‡ู ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ููŽุฑู’ุฏู‹ุง – )ู…ุฑูŠู… 95 (
โ€œDan tiap-tiap mereka akan datang kepada Allah pada hari kiamat dengan sendiri-sendiri.โ€

ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุชูŽุดู’ู‡ูŽุฏู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ูู…ู’ ุฃูŽู„ู’ุณูู†ูŽุชูู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽูŠู’ุฏููŠู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽุฑู’ุฌูู„ูู‡ูู…ู’ ุจูู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ููˆุง ูŠูŽุนู’ู…ูŽู„ููˆู†ูŽ (ุงู„ู†ูˆุฑ : 24 (

Pada hari (ketika), lidah, tangan dan kaki mereka menjadi saksi atas mereka terhadap apa yang dahulu mereka kerjakan.

3โƒฃ. Evaluasi atau muhasabah, hendaknya berimbang dalam aspek kehidupan baik dunia maupun akhirat. …

๐Ÿ”น๐Ÿ”น๐Ÿ”น

Bersambung bagian 2

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ๐ŸŒน

Dipersembahkan:
http://www.iman-islam.com

๐Ÿ’ผ Sebarkan! Raih pahala…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s