๐Ÿ“ Pengantar Memahami Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jamaโ€™ah (Bag. 2)

๐Ÿ“† Ahad, 10 Safar 1437H / 22 November 2015

๐Ÿ“š AQIDAH ISLAM

๐Ÿ“ Pemateri: Farid Nuโ€™man Hasan

Sambungan dariย Pengantar Memahami Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jamaโ€™ah (Bag. 1)

๐ŸŒฟ๐ŸŒบ๐Ÿ‚๐Ÿ€๐ŸŒผ๐Ÿ„๐ŸŒท๐Ÿ๐ŸŒน

๐Ÿ“šNama Lain Dari Ahlus Sunnah Wal Jamaโ€™ah

Ahlus Sunnah wal Jamaโ€™ah memiliki beberapa nama lain, yakni:

1โƒฃ๐Ÿ“—.ย ย ย ย ย ย  Al Firqah An Najiyah ( Golongan yang Selamat)

Di berbagai kitab, para Ulama mengistilahkan Ahlus Sunnah wal Jamaโ€™ah dengan nama Al Firqah An Najiyah.

Pengistilahan ini terinspirasi dari hadits-hadits Rasulullah Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam tentang perpecahan umat (hadits iftiraq), yang menyebutkan hanya ada satu kelompok yang yang selamat dan masuk surga.

Sementara Imam Muhammad bin Abdil Wahhab menyebutnya dengan istilah Al Millah An Najiyyah. (Ushulul Iman, Hal. 173)

Dari โ€˜Auf bin Malik Radhiallahu โ€˜Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam bersabda:

ุงูู’ุชูŽุฑูŽู‚ูŽุชู’ ุงู„ู’ูŠูŽู‡ููˆุฏู ุนูŽู„ูŽู‰ ุฅูุญู’ุฏูŽู‰ ูˆูŽุณูŽุจู’ุนููŠู†ูŽ ููุฑู’ู‚ูŽุฉู‹ ููŽูˆูŽุงุญูุฏูŽุฉูŒ ูููŠ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ูˆูŽุณูŽุจู’ุนููˆู†ูŽ ูููŠ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ูˆูŽุงูู’ุชูŽุฑูŽู‚ูŽุชู’ ุงู„ู†ู‘ูŽุตูŽุงุฑูŽู‰ ุนูŽู„ูŽู‰ ุซูู†ู’ุชูŽูŠู’ู†ู ูˆูŽุณูŽุจู’ุนููŠู†ูŽ ููุฑู’ู‚ูŽุฉู‹ ููŽุฅูุญู’ุฏูŽู‰ ูˆูŽุณูŽุจู’ุนููˆู†ูŽ ูููŠ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ูˆูŽูˆูŽุงุญูุฏูŽุฉูŒ ูููŠ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ูˆูŽุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ู†ูŽูู’ุณู ู…ูุญูŽู…ู‘ูŽุฏู ุจููŠูŽุฏูู‡ู ู„ูŽุชูŽูู’ุชูŽุฑูู‚ูŽู†ู‘ูŽ ุฃูู…ู‘ูŽุชููŠ ุนูŽู„ูŽู‰ ุซูŽู„ูŽุงุซู ูˆูŽุณูŽุจู’ุนููŠู†ูŽ ููุฑู’ู‚ูŽุฉู‹ ูˆูŽุงุญูุฏูŽุฉูŒ ูููŠ ุงู„ู’ุฌูŽู†ู‘ูŽุฉู ูˆูŽุซูู†ู’ุชูŽุงู†ู ูˆูŽุณูŽุจู’ุนููˆู†ูŽ ูููŠ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ู‚ููŠู„ูŽ ูŠูŽุง ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ู…ูŽู†ู’ ู‡ูู…ู’ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู’ุฌูŽู…ูŽุงุนูŽุฉู

โ€œYahudi terpecah menjadi 71 golongan, satu di surga, yang 70 di neraka. Nasrani terpecah menjadi 72 golongan, satu di surga, 71 di neraka. Demi Dzat yang jiwa Muhammad ada di tanganNya, umatku akan terpecah menjadi 73 golongan, satu di surga, 72 di neraka.โ€

Rasulullah ditanya: โ€œYa Rasulullah, siapakah mereka?โ€

Beliau menjawab: Al Jamaโ€™ah.โ€ (HR. Ibnu Majah No. 3992. Ath Thabarani, Al Kabir No. 129, juga Musnad Asy Syamiyin No. 988.ย ย  Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani, lihat Shahih wa Dhaif Sunan Ibni Majah No. 3992)

Hadits perpecahan umat, juga diriwayatkan dari beberapa sahabat selain โ€˜Auf bin Malik di atas, di antaranya:

๐Ÿ“ŒJalur Abu Hurairah, tetapi hanya menyebut jumlah perpecahan, tanpa menyebut โ€œSatu Yang di Surgaโ€ dan tanpa menyebut Al Jamaโ€™ah. (HR. Abu Daud No. 4596.ย  Ibnu Hibban No. 1834 (Mawarid Azh Zhamโ€™an). Abu Yaโ€™la No. 5910.

Imam Al Hakim mengatakan shahih sesuai syarat Imam Muslim, Al Mustadrak โ€˜Alash Shahihain, 1/426/405)

๐Ÿ“ŒJalur Anas bin Malik, tetapi hanya menyebut perpecahan Bani Israel (71 kelompok, semua neraka kecuali satu), dan perpecahan Umat Islam saja (72 kelompok, semua neraka kecuali satu, yakni Al Jamaโ€™ah), tanpa menyebut perpecahan Nasrani. (HR. Ibnu Majah No. 3993. Al Baihaqi, Dalail An Nubuwwah, 7/42/2545.

Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shahihul Jamiโ€™ no. 2042).

Secara zhahir, hadits ini bertentangan denganย  hadits dari โ€˜Auf bin Malik di atas, yang menyebut umat Islam terpecah menjadi 73.

Ini hanya sebagian saja dari hadits tentang iftiraqul ummah (perpecahan umat), yang menjadi dasar bahwa Ahlus Sunnah wal Jamaah adalah Al Firqah An Najiyah.

๐Ÿ“—Catatan:

Sebagian ulama ada yang meragukan validitas (keshahihan) hadits-hadits di atas. Seperti Imam Abu Muhammad bin Hazm, Imam Ibnul Wazir Al Yamani, dan Syaikh Yusuf Al Qaradhawi hafizhahullah. Ada beberapa alasan yang mereka utarakan, di antaranya:

๐Ÿ”น1.ย ย ย ย ย ย ย ย ย  Hadits ini sangat penting, bahkan Imam Al Hakim menyebutnya dengan: Ushulul Kabir (dasar-dasar yang agung).

Namun, Bukhari-Muslim tidak meriwayatkannya. Betul bahwa hadits shahih juga banyak tersebar di kitab-kitab selain Bukhari-Muslim, tetapi mereka tidaklah meninggalkan dalam kitabnya masalah-masalah sepenting ini.

๐Ÿ”น2.ย ย ย ย ย ย ย ย ย  Perpecahan umat Islam ada 73, kenapa umat terbaik perpecahaannya koq lebih banyak?

๐Ÿ”น3.ย ย ย ย ย ย ย ย ย  Kalimat yang menyebutkan pengecualian yang selamat, yakni kata-kata: โ€œKecuali satu yang surga,โ€ atau kata โ€œAl Jamaโ€™ahโ€ berpotensi disalahgunakan oleh sebagian orang untuk membenarkan kelompoknya, dan menyalahkan kelompok yang lain.

Bahkan Imam Ibnul Wazir, dalam Kitab Al โ€˜Awashim, mendhaifkan hadits-hadits ini secara keseluruhan, termasuk tambahannya, โ€œKecuali satu yang surga,โ€ atau kata, โ€œAl Jamaโ€™ah.โ€ย  Beliau berkata:

ูˆุฅูŠุงูƒ ูˆุงู„ุงุบุชุฑุงุฑ ุจู€ “ูƒู„ู‡ุง ู‡ุงู„ูƒุฉ ุฅู„ุง ูˆุงุญุฏุฉ” ูุฅู†ู‡ุง ุฒูŠุงุฏุฉ ูุงุณุฏุฉุŒ ุบูŠุฑ ุตุญูŠุญุฉ ุงู„ู‚ุงุนุฏุฉุŒ ูˆู„ุง ูŠุคู…ู† ุฃู† ุชูƒูˆู† ู…ู† ุฏุณูŠุณ ุงู„ู…ู„ุงุญุฏุฉ. ู‚ุงู„: ูˆุนู† ุงุจู† ุญุฒู…: ุฅู†ู‡ุง ู…ูˆุถูˆุนุฉุŒ ุนูŠุฑ ู…ูˆู‚ูˆูุฉ ูˆู„ุง ู…ุฑููˆุนุฉ

โ€œHati-hatilah anda, jangan tertipu dengan kata โ€“ semua binasa kecuali satu- karena itu adalah tambahan yang rusak, tidak shahih, dan direkayasa oleh orang mulhid (atheis).ย  Berkata Ibnu Hazm: hadits ini palsu, tidak mauquf di sahabat), dan tidak pula marfuโ€™ (sampai Rasulullah).โ€ (Syaikh Dr. Yusuf Al Qaradhawi, Ash Shahwah Al Islamiyah Baina Al Ikhtilaf Al Masyruโ€™ wat Tafarruq Al Madzmum, Hal. 27)

๐Ÿ”น4.ย ย ย ย ย ย ย ย ย  Dalam sanadnya terdapat seorang rawi bernama: Muhammad bin Amr bin Al Qamah bin Al Waqqash Al Laitsi. Para ulama berkata tentang dia:

ุตุฏูˆู‚ุŒ ู„ู‡ ุฃูˆู‡ุงู…

โ€œOrang jujur, tapi banyak keraguan.โ€ (Imam Ibnu Hajar, Taqribut Tahdzib, 1/763. Imam Badruddin Al โ€˜Aini, Maghani Al Akhyar, 6/63/527)

Tetapi Imam Adz Dzahabi memberikan penilaian positif tentang dia:

ูˆูƒุงู† ุญุณู† ุงู„ุญุฏูŠุซุŒ ูƒุซูŠุฑ ุงู„ุนู„ู…ุŒ ู…ุดู‡ูˆุฑุงู‹

โ€œDia hasan (bagus) haditsnya, banyak ilmu, dan terkenal.โ€ (Imam Ad Dzahabi, Al โ€˜Ibar fi Khabar min Ghabar, Hal. 38)

Juga Imam An Nasaโ€™i dan lainnya, berkata tentang dia: โ€œLaisa bihi baโ€™sanโ€ (Dia tidak apa-apa) (Imam Adz Dzahabi, Man Lahu Ar Riwayah fi Kutub As Sittah, 2/207)

Namun demikian yang menshahihkan hadits ini, dari kalangan pakar dan imam hadits lebih banyak dibanding yang mendhaifkan. Seperti Imam Al Hakim, Imam At Tirmidzi, Imam Ibnu Taimiyah, Imam Ibnu Hajar, dan lain-lain. Sedangkan Imam Ibnu Hazm, telah masyhur dikalangan ulama bahwa dia adalah orang yang sangat ketat dalam menjarh (menilai cacat) perawi hadits, sampai-sampai ulama sekaliber Imam At Tirmidzi di katakannya: majhul (tidak dikenal)!! Wallahu Aโ€™lam

2โƒฃ๐Ÿ“—.ย ย ย ย ย ย  Ath Thaifah Al Manshurah (Kelompok yang mendapat pertolongan)

Ini juga sebutan lain untuk Ahlus Sunnah wal Jamaโ€™ah, sebagaimana yang tersebar d berbagai kitab para ulama.

Allah Taโ€™ala berfirman:

ุฅูู†ู‘ูŽุง ู„ูŽู†ูŽู†ู’ุตูุฑู ุฑูุณูู„ูŽู†ูŽุง ูˆูŽุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ูููŠ ุงู„ู’ุญูŽูŠูŽุงุฉู ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ูˆูŽูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ูŠูŽู‚ููˆู…ู ุงู„ุฃุดู’ู‡ูŽุงุฏู

โ€œSesungguhnya Kami menolong Rasul-Rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari berdirinya saksi-saksi (hari kiamat).โ€ (QS. Al Ghafir (40): 51)

 

ูˆูŽู„ูŽู‚ูŽุฏู’ ุณูŽุจูŽู‚ูŽุชู’ ูƒูŽู„ูู…ูŽุชูู†ูŽุง ู„ูุนูุจูŽุงุฏูู†ูŽุง ุงู„ู’ู…ูุฑู’ุณูŽู„ููŠู†ูŽ (171) ุฅูู†ู‘ูŽู‡ูู…ู’ ู„ูŽู‡ูู…ู ุงู„ู’ู…ูŽู†ู’ุตููˆุฑููˆู†ูŽ (172) ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽ ุฌูู†ู’ุฏูŽู†ูŽุง ู„ูŽู‡ูู…ู ุงู„ู’ุบูŽุงู„ูุจููˆู†ูŽ (173)

โ€œDan Sesungguhnya telah tetap janji Kami kepada hamba-hamba Kami yang menjadi rasul, (yaitu) Sesungguhnya mereka Itulah yang pasti mendapat pertolongan, dan Sesungguhnya tentara Kami Itulah yang pasti menang.โ€ (QS. Ash Shaffat (37): 171-173)

Dari Tsauban Radhiallahu โ€˜Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu โ€˜Alaihi wa Sallam bersabda:

ู„ูŽุง ุชูŽุฒูŽุงู„ู ุทูŽุงุฆูููŽุฉูŒ ู…ูู†ู’ ุฃูู…ู‘ูŽุชููŠ ุธูŽุงู‡ูุฑููŠู†ูŽ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู’ุญูŽู‚ู‘ู ู„ูŽุง ูŠูŽุถูุฑู‘ูู‡ูู…ู’ ู…ูŽู†ู’ ุฎูŽุฐูŽู„ูŽู‡ูู…ู’ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽุฃู’ุชููŠูŽ ุฃูŽู…ู’ุฑู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู‡ูู…ู’ ูƒูŽุฐูŽู„ููƒูŽ

โ€œAda sekelompok umatku yang senantiasa di atas kebenaran, tidaklah memudharatkan mereka orang-orang yang menelantarkan mereka, sampai Allah datangkan urusannya (kiamat), dan mereka tetap demikian.โ€ (HR. Muslim No. 1920)

Sementara dari jalur Jabir bin Abdillah Radhiallahu โ€˜Anhu, teksnya: … senantiasa berperang di atas kebenaran … (HR. Muslim No. 1923,ย  Ahmad No. 14762)

3โƒฃ๐Ÿ“—.ย ย ย ย ย ย  As Sawadul Aโ€™zham (Kelompok besar/mayoritas)

Bersambung keย Pengantar Memahami Aqidah Ahlus Sunnah Wal Jamaโ€™ah (Bag. 3)

 

Dipersembahkan:

http://www.iman-islam.com

๐Ÿ’ผ Sebarkan! Raih pahala…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s